Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Mental selama Menghadapi Wabah COVID-19

Merebaknya COVID-19 membuat pemerintah Indonesia menghimbau masyarakat untuk social distancing. Hal ini adalah salah satu solusi efektif untuk mengurangi penularan COVID-19 di Indonesia.  Tapi, social distancing juga dapat memengaruhi kesehatan mental. Bekerja di rumah, keterbatasan untuk bertemu orang yang dikasihi, dan menghindari interaksi fisik dapat membuat Anda mudah stres. Lalu, bagaimana agar hal ini dapat Anda hindari?

Berikut adalah tips dari Kelompok Riset Kesehatan Mental Komunitas Fakultas Psikologi Universitas Indonesia agar kesehatan mental tetap terjaga saat masa karantina COVID-19:

1. Coba berempati dan tidak mendiskriminasi

Sumber Gambar: Dr. Tirta via Instagram

Sumber Gambar: Dr. Tirta via Instagram

Hindari mengaitkan virus ini dengan etnis atau negara tertentu, karena siapapun bisa terinfeksi dan menyebarkan virus.


2. Hilangkan stigma pada orang yang terkena penyakit

Sumber Gambar: Dr. Tirta via Instagram

Sumber Gambar: Dr. Tirta via instagram.com/dr.tirta (Dr. Tirta & Deddy Corbuzier mengedukasi masyarakat Indonesia dalam video podcast mereka)

Jangan beri label pada orang yang “positif Covid-19” sebagai “korban”, tapi lebih baik sebut mereka “pejuang” karena mereka sedang berusaha sembuh.


3. Kurangi kegiatan yang membuatmu cemas atau stres

Menonton, membaca, atau mendengar berita tentang Covid-19 dapat membuat orang cemas berlebihan. Maka dari itu, ada baiknya Anda membatasi kegiatan tersebut. Kalau ingin mengetahui informasi terbaru, dapatkan beritanya dari lembaga kesehatan yang terpercaya seperti WHO dan situs resmi pemerintah.


4. Jaga jarak dan dukung satu sama lain

Sumber Gambar: Echa Soemantri via instagram.com/echasoemantri

Sumber Gambar: Echa Soemantri via instagram.com/echasoemantri

Kita disarankan untuk melakukan physical distancing dan social distancing. Jadi, mari jaga jarak agar sehat dan senantiasa menjaga kewaspadaan dan kesehatan diri.


5. Hargai tenaga kesehatan

Sumber Gambar: Dr. Tirta via Instagram

Sumber Gambar: Dr. Tirta via Instagram/dr.tirta

Dengan mengikuti arahan untuk jaga jarak dan jaga kesehatan, kita telah meringankan beban tenaga kesehatan. Karena mereka adalah orang-orang yang berjuang untuk menyembuhkan pasien.


6. Pertemanan tetap terjaga walau tak bisa berjumpa

Sumber Gambar: Louise de Marillac

Sumber Gambar: Louise de Marillac via Zoom

Gunakan teknologi untuk tetap kontak dengan teman-teman atau kerabat. Kita bisa tetap berbicara seperti biasa, sambil saling mendukung satu sama lain.

7. Tetap aktif di dalam rumah

Sumber Gambar: Yonathan Dwijaya

Sumber Gambar: Yonathan Dwijaya

Usahakan untuk tetap aktif, meskipun berada di dalam rumah. Hal ini bisa dilakukan dengan olahraga ringan, membersihkan rumah, mengikuti tutorial menari di YouTube, dan lain-lain.

Sumber: https://www.sekolah.mu/courses/kelasmu-virus-corona-itu-apa-sih/topik/apa-kata-mereka/